Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Januari 2012

Ingin Punya Anak Pintar? Simak Rahasianya

REPUBLIKA.CO.ID, Cikal bakal otak anak mulai terbentuk pada usia kehamilan dini. Anak sehat dan pintar di sana bermula. Dari situ pulalah, masalah dan gangguan perkembangan bisa muncul. Kalau mau memiliki anak yang pintar dimulai dari sini (masa awal kehamilan) karena lempengan otak sudah terbentuk saat usia kehamilan 18 hari. Maka itu, kehamilan tersebut benar-benar harus dipersiapkan, ujar dokter spesialis tumbuh kembang anak, dr Ahmad Suryawan SpA(K).

Dari bentuk lempengan, pertumbuhan otak dalam janin akan terus tumbuh. Puncaknya saat kehamilan antara empat bulan hingga enam bulan. Nutrisi yang baik dan didukung psikis ibu yang stabil akan membentuk sel-sel otak bayi. Semakin banyak sel otak yang tumbuh, semakin tercipta anak yang cerdas. Untuk itu, pada masa kehamilan, ibu dilarang stres karena akan memengaruhi perkembangan sel-sel pembentukan otak.

Setelah bayi lahir, sel-sel otak harus distimulasi agar semakin banyak pembentuk jaringan penghubung sel-sel otak. Masa stimulasi ini, lanjut dokter yang akrab disapa Wawan itu, sangat penting dilakukan sejak dini. Otak anak yang kurang stimulasi tak memiliki jaringan penghubung.

Wawan menitikberatkan masalah stimulasi dini agar para orang tua mengetahui perkembangan anaknya. Sebab, ada masa periode kritis. Saat itu, pertumbuhan otak anak tidak tumbuh dan tidak berkembang. Periode kritis ini adalah sebuah kurun waktu dalam pertumbuhan otak anak. Bila didapatkan gangguan, akan berakibat anak mengalami kelainan perkembangan yang permanen dan sulit disembuhkan, paparnya di Karawaci, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Jika gangguan tersebut diketahui sejak dini, masih bisa dilakukan langkah-langkah perbaikan. Namun, jika deteksi terlambat, dikhawatirkan menjadi cacat seterusnya. Karena, pertumbuhan otak itu hanya sampai usia anak enam tahun.


by DEZH

Kamis, 24 Februari 2011

ROKOK DAN KEMISKINAN DI INDONESIA


Data profil tembakau Indonesia tahun 2008 menunjukkan bahwa belanja rokok rumah tangga perokok di Indonesia menempati urutan nomor 2 (10,4%) setelah makanan pokok padi-padian (11,3%), sementara pengeluaran untuk daging, telur dan susu besarnya rata-rata (2%). Pengeluaran untuk rokok adalah lebih dari 5 kali lipat pengeluaran untuk makanan bergizi. Dilihat dari proporsi total pengeluaran bulanan, belanja rokok lebih dari 3 kali pengeluaran untuk pendidikan (3,2%) dan hampir 4 kali lipat pengeluaran untuk kesehatan (2,7%).

Penelitian Indonesian Forum Parliamentarians for Population and Development (IFPPD) melaporkan, 2 dari 3 ayah di Indonesia mengkonsumsi rokok. Ironisnya, lembaga ini memperkirakan, sebanyak 12 juta ayah dari 19 juta keluarga miskin adalah perokok.

Hasil Susenas tahun 1995, 2001, dan 2004 menunjukan proporsi pengeluaran rokok masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi terendah, lebih tinggi proporsinya dibandingkan dengan tingkat sosial ekonomi tertinggi. Tahun 1995 (6,1 : 4,9), tahun 2001 (9,1 : 7,5), dan tahun 2004 (10,9 : 9,7). Hasil penelitian Dell at all (2005) menyampaikan bahwa pria pada rumah tangga miskin dan tidak memiliki telpon dan warga dengan pendidikan lebih rendah cenderung merupakan perokok. Hal senada dilaporkan WHO bahwa jumlah perokok paling banyak berasal dari kalangan masyarakat miskin. Di Madras, India mayoritas perokok justru dari kelompok masyarakat buta huruf. Hasil riset lainnya membuktikan, kelompok masyarakat termiskin di Bangladesh menghabiskan 10 kali lipat penghasilannya untuk tembakau dibandingkan untuk kebutuhan pendidikan. Lalu penelitian di 3 provinsi Vietnam menemukan, perokok menghabiskan 3,6 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan untuk pendidikan 2,5 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan dengan pakaian, dan 1,9 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan untuk biaya kesehatan (Majalah Ummi, Maret 2008). Sementara itu hasil penelitian dari Lawror et all (2003) menyampaikan bahwa pada kelompok kurang beruntung, merokok seringkali merupakan kenikmatan dan merupakan cara untuk mengatasi masalah, mengatasi kehidupan yang penuh tekanan. Hasil penelitian dari Jefferis Barbara et all (2004) menyampaikan bahwa individu dari latar belakang pekerja manual cenderung lebih banyak merokok dan cenderung tidak berhenti merokok dibandingkan pekerja non manual. Selain itu pekerja manual berisiko 28 persen merokok lebih besar dari pada pekerja profesional.

Masalah merokok merupakan masalah yang serius karena menyangkut berbagai aspek, yaitu: aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan aspek sosial. Kebiasan merokok telah terbukti berhubungan dengan sedikitnya 25 jenis penyakit dari berbagai alat tubuh manusia, seperti kanker paru, bronkitis kronik, emfisema dan berbagai penyakit paru lainnya (Aditama, 1997). Rokok pada dasarnya merupakan pabrik bahan kimia yang berbahaya. Asap satu batang rokok mengandung 4.000 bahan kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan (Levinthal, 1996). Peningkatan jumlah perokok akan sangat membahayakan status kesehatan masyarakat di masa depan. Status kesehatan yang menurun akibat dampak merokok dapat meningkatkan kemungkinan terkena berbagai jenis penyakit yang dapat menurunkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia.

Selain itu, merokok akan menciptakan beban ganda yang harus ditanggung, karena merokok akan mengganggu kesehatan sehingga akan lebih banyak lagi biaya yang dikeluarkan untuk mengobati penyakitnya.

WHO memperkirakan tingkat kematian dunia akibat konsumsi rokok pada tahun 2030 akan mencapai 10 juta orang setiap tahunnya dan sekitar 70% terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2004 (Depkes, 2006) secara nasional dilaporkan bahwa penduduk 15 tahun ke atas yang mempunyai kebiasaan merokok tercatat sebanyak 34,44%, terdiri dari merokok setiap hari 28,35% dan kadang-kadang 6,09%. Proporsi perokok pemula usia 15-19 tahun proporsinya meningkat dari 58,9% pada tahun 2001 menjadi 63,9% pada tahun 2004. Proporsi perokok pemula usia 10-14 tahun meningkat dari 9,5% pada tahun 2001 menjadi 11,5% pada tahun 2004. Sedangkan proporsi perokok pemula usia 5-9 tahun meningkat dari 0,4% pada tahun 2001 menjadi 1,8% pada tahun 2004. Beberapa alasan mengapa seseorang merokok, antara lain ingin tahu atau coba-coba, ingin dianggap dewasa atau macho, pengaruh lingkungan atau tekanan kelompok, dan korban iklan.

Sementara itu, di Indonesia diperkirakan rakyat Indonesia setiap tahunnya membakar uang untuk merokok senilai Rp 120 triliun dan diperkirakan pada tahun 2008 ini pemerintah bisa meraup penghasilan cukai dari rokok sekitar Rp 44 triliun (Thabrany, 2008). Pada tahun 2005, Kosen melakukan estimasi penghitungan biaya akibat konsumsi tembakau sebesar Rp 167,1 triliun. Jumlah tersebut adalah sekitar 5,1 kali lipat lebih tinggi dari pemasukan cukai sebesar Rp 32,6 triliun pada tahun 2005. Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Masnah Sari menyampaikan bahwa dari segi pemasukan keuangan negara memang diakui pemasukan cukai rokok untuk keuangan negara menyumbang dana yang cukup besar. Tapi dibandingkan kerusakan moral dan kesehatan anak bangsa, bangsa ini akan lebih rugi jika terus membiarkan rakyat mengkonsumsi rokok (Pelita, Rabu 23 Januari 2008).

Kelompok masyarakat dengan sosial ekonomi rendah yang patut mendapat perhatian dalam bidang kesehatan asalah satunya adalah pekerja sektor informal. Saat ini proporsi pekerja sektor informal terus meningkat sebagai dampak dari globalisasi dan tidak cukup signifikannya penyerapan tenaga kerja formal (Akatiga, 2003). Kesempatan kerja di sektor formal semakin terbatas, harus diperebutkan oleh para pencari kerja yang setiap tahunnya semakin meningkat. Tekanan untuk memperebutkan lapangan kerja, diyakini akan semakin menguat dengan dikeluarkannya kebijakan kenaikan BBM. Dengan kondisi yang demikian, tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja formal akan memasuki sektor informal (BPS, 2005).

Diperkirakan jumlah pekerja sektor informal besarnya sekitar 64 % dari angkatan kerja (Labour Force Situation in Indonesia, 2003). Keberadaan sektor informal memberikan kontribusi yang besar di bidang ekonomi khususnya dalam hal lapangan kerja. Sektor informal dapat berfungsi menjadi katup pengaman penyediaan lapangan kerja, terutama bagi mereka yang mempunyai keterampilan marjinal, dan membutuhkan sumber nafkah untuk tetap dapat bertahan hidup. Sektor informal dapat menjadi sumber pendapatan keluarga sehingga dapat mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat (Committee on Poverty Reduction, 2006). Sementara itu pekerja sektor informal umumnya belum tersentuh oleh aturan dan belum banyak mendapat pembinaan dari pemerintah.

Salah satu pekerja sektor informal yang saat ini menjadi alternatif pilihan masyarakat dalam mencari nafkah adalah tukang ojek. Menjadi tukang ojek tidak memerlukan keahlian khusus dan cukup sederhana dalam prosesnya. Hanya bermodalkan keahlian mengendarai sepeda motor, maka seseorang sudah bisa menjadi tukang ojek dan dapat bekerja untuk menafkahi keluarganya. Oleh sebab itu tukang ojek menjadi salah satu alternatif baru pekerjaan jasa di bidang transportasi yang saat ini jumlahnya semakin banyak.

Hasil penelitian yang dilakukan Bambang Setiaji (2007) terhadap 108 tukang ojek menunjukkan bahwa 85 % tukang ojek mempunyai kebiasaan merokok. Angka ini 20 % lebih tinggi dibanding prevalensi merokok laki-laki dewasa nasional tahun 2004 yaitu sebesar 63,1% (Susenas, 2004). Rata-rata jumlah rokok yang dihisap tukang ojek adalah 11 batang rokok perhari, dengan rata-rata pengeluaran untuk rokok perhari mencapai Rp 7.500,-. Sebagian besar tukang ojek yaitu sebesar 85% pernah mengalami kesulitan uang untuk berobat. Mereka mencari uang untuk berobat dengan cara meminjam (39%), meminta bantuan saudaranya (37%), menjual barang/harta (17%), dan minta kartu SKTM (7%). Hampir semua tukang ojek yaitu 97% merasa khawatir bila suatu saat mereka sakit. Menurut sebagian besar mereka (73%) kekhawatiran yang timbul adalah tidak punya uang dan hilangnya kesempatan mencari nafkah. Sebagian besar tukang ojek (86%) mengatakan bila sakit akan mengganggu pekerjaan sehari-harinya, kurang lebih selama 4 hari. Perkiraan rata-rata kehilangan pendapatan selama sakit kurang lebih Rp 83.000,-

Bagi sebagian besar masyarakat dengan sosial ekonomi rendah, pengeluaran biaya rokok sebenarnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya seperti memenuhi kebutuhan gizi, memenuhi biaya pendidikan dan memenuhi biaya kesehatan anggota keluarganya.

Seyogyanya kebijakan penanggulangan masalah merokok dapat lebih diprioritaskan kepada kelompok ini.

dari Infeksi.com

by DEZH

Kamis, 10 Februari 2011

CARA PENULARAN FILARIASIS

CARA PENULARAN FILARIASIS

Seseorang bisa tertular atau terinfeksi filariasis apabila orang tersebut digigit nyamuk yang infektif yaitu nyamuk yg mengandung larva stadium III (L3), nyamuk mendapat mikrofilaria karena menggigit/menghisap darah dari penderita filariasis (manusia atau hewan) yang mengandung mikrofilaria SIKLUS PENULAR...AN FILARIASIS:

A. Tahap perkembangan dalam tubuh nyamul ( vektor ).:
1. Saat nyamuk (vektor) menghisap darah penderita (mikrofilaremia) beberapa mikrofilaria ikut terhisap bersama darah dan masuk dalam lambung nyamuk.
2. Setelah berada dalam lambung nyamuk, mikrofilaria melepas selubung, kemudian menerobos dinding lambung menuju ke rongga badan dan selanjutnya ke jaringan otot thoraks.
3. Dalam jaringan otot thoraks, larva stadium I (LI) berkembang menjadi bentuk larva stadium II (L2) dan selanjutnya berkembang menjadi stadium III (L3) yang efektif.
4. Waktu perkembangan dari L1 menjadi L3 disebut masa inkubasi ektrinsik, untuk spesies Wuchereria bancrofti antara 10-14 hr, Brugia malayi dan Brugia timori 7-10 hr.
5. St. LIII bergerak ke proboscis ( alat tusuk) nyamuk dan akan dipindahkan ke manusia pada saat nyamuk menggit.
6. Mikrofilaria didalam tubuh nyamuk hanya mengalami perubahan bentuk dan tidak berkembang biak (cyclicodevelopmental) sehingga diperlukan gigitan berulang kali utk terjadinya infeksi.


B. Tahap perkembangan dalam tubuh manusia dan hewan perantara ( hospes reservoir )

1. Didalam tubuh manusia St. L3 akan menuju sistem limfe dan selanjutnya tumbuh menjadi cacing dewasa jantan atau betina.
2. Melalui kopulasi, cacing betina menghasilkan mikrofilaria yg beredar dalam darah. Secara periodik seekor cacing betina akan mengeluarkan sekitar 50.000 larva setiap hari.
3. Perkembangan L3 menjadi cacing dewasa dan menghasilkan mikrofilaria W.bancrofti selama 9 bln dan B.malayi, B.timori selama 3 bulan di tubuh manusia.
4. Perkembangan seperti ini terjadi juga dalam tubuh hewan reservoar ( lutung dan kucing).

Untuk Gejala dan tanda2 klinis, pengobatan,dan pencegahan insyaalloh menyusul.
Ref. P2PL 2007 soekandar.

gambar selengkapnya :


by DEZH

Senin, 07 Februari 2011

Cara Alami Membuang Racun pada Tubuh

Cara Alami Membuang Racun pada Tubuh




Orang selalu membicarakan mengenai pentingnya detoks. Para selebriti Hollywood, misalnya, punya segudang cara untuk membuang racun dalam tubuhnya. Yang sempat ramai diperbincangkan adalah master cleanse diet. Orang hanya mengonsumsi cairan lemon dan sirup maple yang dicampur cabe rawit selama 10 hari. Namun, diet detoks semacam ini disebut-sebut tidak aman karena menyebabkan tubuh menjadi lemas.
Dalam kenyataannya, ada cara yang lebih alami, mudah, dan murah untuk melakukan detoksifikasi. Para dokter naturopati di Gaiam, perusahaan yang menjual produk-produk dan layanan yang mendukung gaya hidup sehat, mengatakan, membersihkan sistem tubuh dengan perlahan akan lebih memberikan manfaat. Ingin tahu apa yang harus dilakukan?

1. Konsumsi lebih banyak serat. Serat bisa ditemukan dalam banyak bahan makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, dan beras merah. Mengonsumsi banyak sumber serat ini dapat menghilangkan racun dari dalam tubuh. Makanan kaya serat yang bisa menjadi bahan detoksifikasi terbaik antara lain buah bit, lobak, artichoke, kubis, brokoli, spirulina (sejenis tumbuhan ganggang), chlorella (ganggang hijau), dan rumput laut.
2. Rajin minum vitamin C. Kedengarannya sepele, tetapi vitamin ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh kita. Selain mengandung antioksidan, vitamin C juga membantu tubuh memproduksi glutathione, senyawa hati yang mampu melenyapkan racun dalam tubuh.

3. Minum lebih banyak air. Minum air putih sedikitnya 2 liter sehari akan menghilangkan racun dan menjaga sel-sel tubuh tetap terhidrasi, khususnya setelah Anda mengonsumsi banyak makanan yang kurang sehat.

4. Mengambil napas dalam-dalam. Semua orang yang hidup pasti bernapas, tetapi tak banyak yang tahu bagaimana bernapas dengan benar. Bernapas dalam-dalam akan memungkinkan lebih banyak oksigen bersirkulasi melalui sistem tubuh Anda. Untuk itu, berlatihlah mengambil napas sedikitnya 10 menit setiap hari. Duduklah dengan nyaman dengan punggung tegak. Ambil napas melalui hidung dalam tujuh hitungan, tahan selama empat hitungan, lalu keluarkan napas melalui mulut dalam delapan hitungan. Anda tentu ingin menghirup semua udara di dalam paru-paru sehingga dapat menarik lebih banyak oksigen dalam napas berikutnya.
5. Sauna. Tubuh kita membuang racun melalui keringat. Dengan bersauna, pori-pori kulit akan terbuka, dan melalui itulah racun dan segala kotoran pada tubuh akan keluar. Anda dapat membantu tubuh melenyapkan beberapa racun melalui keringat. Selain itu, sauna juga membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi nyeri otot.



sumber : http://female.kompas.com/read/2011/01/28/14403270/cara.alami.membuang.racun.pada.tubuh

by DEZH

Senin, 21 Juli 2008

Beberapa Prinsip Makan Yang Baik Selama Kehamilan

by DEZH


Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan---dengan melakukan cara dan diet makan yang sehat, tidak saja membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga untuk perkembangan yang sehat bagi bayi dalam kandungan anda.

Dalam masa kehamilan salah satu bagian yang penting dalam membantu perkembangan janin dalam kandungan adalah apa yang anda makan dan cara makan anda selama kehamilan ini. Untuk itu perlunya kita mempelajari tentang prinsip-prinsip makan yang baik selama kehamilan ini. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan:
• RUBAHLAH CARA MAKAN ANDA--- MESKIPUN ANDA SUDAH MAKAN DENGAN BAIK.
• HINDARI MAKANAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN IBU DAN JANIN
• JANGAN DIET SELAMA KEHAMILAN
• MAKAN DENGAN PORSI KECIL TAPI SERING
• MINUM VITAMIN IBU HAMIL SECARA TERATUR
• MINUM AIR YANG CUKUP
• MAKANAN BERSERAT, BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN RUBAHLAH CARA MAKAN ANDA, MESKIPUN ANDA SUDAH MAKAN DENGAN BAIK.
Anda sekarang sedang hamil maka diet makanan anda harus mengikuti diet makan untuk ibu hamil. Pada kehamilan anda membutuhkan lebih banyak konsumsi protein, kalori (untuk energi), vitamin dan mineral seperti asam folat dan zat besi untuk perkembangan bayi anda juga. Ingat anda membutuhkan tambahan 300 kalori perhari
. HINDARI MAKANAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN IBU DAN JANIN Daging dan telur mentah, keju lunak, susu yang tidak dipasteriusasi, alcohol, juga cafein. (Baca juga: Makanan Apa Yang Harus Di Hindari Selama Kehamilan? ) JANGAN DIET SELAMA KEHAMILAN Kehamilan bukan masa yang tepat untuk Diet anda hanya akan membahayakan ibu dan bayi. Diet selama hamil akan menyebabkan kurang vitamin, mineral dan lain-lain yang penting selama kehamilan. Pertambahan berat badan pada kehamilan merupakan salah satu tanda yang baik pada kehamilan yang sehat. Ibu hamil yang makan dengan baik akan bertambah berat badannya secara bertahap, umumnya akan melahirkan bayi yang sehat
. MAKAN DENGAN PORSI KECIL TAPI SERING Pada trimester pertama biasanya terdapat keluhan mual muntah(morning sickness), cobalah atasi dengan makan dengan porsi kecil tapi sering, hindari makanan pedas dan berminyak. Makan dengan porsi yang kecil tapi dilakukan beberapa kali dianjurkan setiap 4 jam. Ingatlah meskipun anda tidak lapar tetapi bayi anda membutuhkan makanan/nutrisi secara teratur
. MINUM VITAMIN IBU HAMIL SECARA TERATUR Makanan yang anda makan adalah sumber vitamin yang paling baik—tetapi apakah anda yakin diet makanan anda cukup mengandung vitamin yang dibutuhkan selama kehamilan, yang terutama zat besi dan asam folat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan bayi sehat. Untuk itu anda sebaiknya meminum vitamin anda secara teratur
. MINUM AIR YANG CUKUP 8 gelas sehari. Karena anda butuh cairan yang cukup bagi anda dan juga bayi anda. 33 % pertambahan berat badan pada kehamilan adalah cairan. Cairan dibutuhkan untuk membangun sel darah merah bayi untuk system sirkulasinya, cairan ketuban. Tubuh anda juga perlu air selama kehamilan untuk mengatasi konstipasi dan mengatur suhu tubuh anda
. MAKANAN BERSERAT, BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Perbanyaklah makan makanan yang berserat tinggi , buah-buahan dan sayuran dapat membantu mengatasi konstipasi anda selama kehamilan. Dengan melakukan cara makan yang sehat, bukan hanya membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga membantu perkembangan yang sehat bagi bayi anda Ingatlah perkembangan bayi anda sangat tergantung dari apa yang anda berikan dan lakukan baginya. Semoga informasi ini dapat membantu anda untuk melakukan cara dan diet makan yang lebih baik yang berguna untuk kesehatan ibu juga bayi selama kehamilan.

© Dr.Suririnah-www.InfoIbu.com

Minggu, 20 Juli 2008

Pedoman Menggunakan Nama Asmaul Husna

Asma’ Allah disebut al-husna karena mengandung arti menyucikan, mengagungkan, dan memuliakan. Al-husna adalah suatu kelebihan seperti Mahasempurna, Mahamulia, Mahatinggi, Mahabesar, Mahakuasa, dan lain-lain.
Nama-nama ketuhanan yang patut disembah (Uluhiyyah), seeperti: hidup kekal, hidup sebelum ada sesuatu dan tetap kekal sesudah segala sesuatu tiada, Mahakuasa dan mampu berbuat apa saja yang dikehendaki-Nya Maha Mengetahui segala apa yang terang dan yang gaib, yang satu, esa dan tunggal tidak beranak dan tidak diperanakan. Nama-nama dan sifat Rububiyyah yang hanya dapat dilakukan oleh Allah saja. Seperti pemberi rezeki, tempat bermohon dan bergantung, Maha Pemberi keamanan, Pelindung, Maha Pemberi ketenteraman dan kedamaian, Maha Pemegang, Penahan, dan Pelepas, dan lain-lain.
Nama dan sifat pengawas serta pengontrol, seperti Maha Mendengar, melihat, dan Menghitung.Nama-nama dan sifat-sifat yang disenangi hati, seperti Maha Pengampun dan Pemaaf, Mahakasih, Maha Menyukuri hamba-Nya yang berbuat kebajikan.
Nama-nama dan sifat-sifat yang wajib kita contoh untuk perbaikan akhlak kita, seperti pemaaf, yang Mengasihi, yang Penyayang, Penyantun, Tenang, Bijaksana dan Sabar, Pemurah, Kuat, Terpuji, Yang Baik, Adil Kaya, Bermanfaat, dan Pemberi petunjuk. Untuk penggunaan nama-nama dan sifat-sifat Allah yang Uluhiyyah dan Rububiyyah, kita harus memakai kata Abdu (hamba), dan yang paling khusus ialah Allah dan ar-Rahman yang tidak boleh disifatkan kepada selain Allah.
Allah swt. menyifatkan beberapa orang nabi dan rasul dengan sifat-sifat Allah swt., seperti kepada Rasulullah Muhammad saw. dengan Rauf dan Rahim. Misalnya dalam firman-Nya,”Sesungguhnya telah datang keapdamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat teasa olehnya pendeitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (at-Taubah: 128)
Tentang Nabi Nuh, Allah berfirman,
”(Yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba Allah yang banyak bersyukur.” (al-Israa’: 3)
Allah memuji Nabi Ibrahim a.s. dengan firman-Nya,
”Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun, lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah.” (Huud: 75)Allah swt. juga memuji Nabi Ayyub a.s. dengan firman-Nya,
”Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar: Dialah sebaik-baik hamba karena dia sesungguhnya amat taat kepada Rabbnya.” (Shaad: 44)Nama Muhammad saw. bersabda,
”Berakhlak dengan akhlak Allah.”
Untuk nama-nama Allah yang bersifat akhlaqi orang dapat memakainya tanpa didahului dengan Abdu, tetapi harus dengan ketentuan anggapan bahwa sifat itu terbatas kepada sifat manusiawi dan bukan sebagai sifat Ilahi.
Nama-nama tersebut seperti Rahim, Malik, Aziz, Latif, Halim, al-Muiz li Dinillah, Bashirah, Badi’ah, Karimah, Nafi’ah, Rauf, Majid, Afuwwu, Rasyid, Wakil, Wali, Waali, Qawi, Matin, Syakurr, Ghoni.Allah swt. bersifat Maha, tetapi sifat-sifat manusia sangat kecil dan terbatas kemampuannya

http://www.zaidanzahran.com/index.php?

Tips Mengatasi Stress Dalam Kehamilan

Stress selama kehamilan hanya berpengaruh buruk bagi anda dan bayi dalam kandungan anda. Tentu saja dalam kehidupan , kita tak dapat mencegah sesuatu peristiwa buruk terjadi (misalnya: kematian , kehilangan sesuatu, stress pekerjaan, masalah keluarga dll), dan kita juga tak dapat merubah emosional kita begitu saja.

Tetapi anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi stress selama kehamilan anda, untuk melindungi anda dan juga bayi anda dari pengaruh negative stress.
Tips mengatasi stress dalam kehamilan:

Coba Mencari Penyebab. Cobalah untuk mencari tahu apakah penyebab stress anda-- hubungan personal anda atau berhubungan dengan pekerjaan anda, atau lainnya dan carilah jalan yang efektif untuk dapat mengatasi dan menghadapinya.

Diet Makan Yang Baik. . Bila kita sehat dan fit, kita akan dapat mengatasi stress dengan cara lebih baik. Untuk itu anda harus tetap menjaga diet makanan yang sehat, istirahat yang cukup, dan lakukanlah olahraga teratur yang akan membantu anda untuk tetap fit.

Olah Raga. . Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga selama kehamilan bukan saja membuat badan sehat-fit juga membuat jiwa yang sehat

Hindari Kebiasaan Yang Tak Baik Karena Faktor Emosional.. Carilah alternative lainnya bila anda menjadi sangat ingin merokok, atau alcohol. Cobalah alihkan dengan berolahraga, ngobrol dengan teman/keluarga, bernyanyi, menguyah permen karet, atau makan buahan atau apapun juga yang bias anda lakukan untuk mengalihkan keinginan anda yang dapat membahayakan bayi anda ini.

Komunikasi. . Isolasi sosial dan rasa sendirian membuat anda lebih sulit untuk menghadapi kesulitan, kesedihan. Binalah hubungan emosional yang baik dengan pasangan, keluarga dan teman-teman anda. Komunikasi/ hubungan emosional yang baik akan membantu anda menghadapi kesulitan dan kesedihan karena dukungan dari pasangan, keluarga dan teman anda.
Mengikuti Aktivitas. . Meditasi, Yoga dan Pijatan akan membantu mengurangi ketegangan pada otot-otot anda. Menurut riset terbukti aktivitas-aktivitas ini mempengaruhi reaksi tubuh terhadap stress dengan menurunkan hormone stress dan memperlambat detak jantung.

IstirahatYang Nyaman., berbaringlah pada satu sisi (sisi kiri dianjurkan), dikamar yang sepi, dengarkan musik yang lembut, bayangkan diri anda ditempat yang anda sukai misalnya di pantai, di taman dll.

Bicarakan dengan dokter anda.. Anda dapat membicarakan perasaan dan keluhan anda kepada dokter anda, dokter akan menilai apakah anda memerlukan pengobatan atau tidak atau mengkonsul anda ke dokter psikiatri.

© Dr.Suririnah-www.infoibu.com
kirim ke teman versi cetak

Lintas Berita

Selamat datang di blog kami, anda adalah pengunjung yang ke

SELAMAT DATANG diwilayah

INFORMATIKA, KESEHATAN, JURNAL ILMIAH,
PENGEMBANGAN DIRI, MOTIVASI, DESA KEDATON